Kamis, 02 Juni 2016
We Have 2 Eyes, Don't Look It By One Eye
Jangan langsung berkesimpulan, mereka yang sibuk berbelanja mewah adalah tengah bahagia.
Bisa jadi itu pelampiasan atas kekecewaan yang dideritanya.
Karena salah satu 'obat' stress bagi wanita adalah berbelanja.
Jangan langsung berburuk sangka, mereka yang berpakaian kucel adalah peminta-minta.
Bisa jadi itu adalah aksinya untuk tetap tampil sederhana.
Karena dengan begitu ia tak harus tampak berbeda.
Jangan langsung hilang iba, dengan mereka yang tengah bergelak tawa.
Bisa jadi itu usahanya untuk menutupi kesedihannya yang berjuta.
Karena tak ingin melihat yang lain ikut berduka.
Intinya, kita tidak memiliki hak untuk menyimpulkan, untuk berburuk sangka, untuk hilang iba, apalagi menghakimi.
Karena setiap manusia memiliki alur kisah yang berbeda dan terkadang setiap episodenya tak sesuai dengan skrip yang tertulis.
Kita hanya butuh menyelami diri. Melihat-lihat setiap kotoran yang tanpa sadar terus menghujani.
Siapa kita? Apa peran kita? layakkah kita? yang paling penting, apa yang sudah kita lakukan?
"Kita memiliki dua mata, maka tak seharusnya kita melihatnya dengan sebalah mata".
Sweet Room, Rantauprapat
_Islamiani S. Erfolg
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PEJUANG GARIS 2: Operasi Kista Endometriosis
Setelah 4 dokter Obgyn memvonis ada kista endometriosis di sebelah kanan dan kiri, maka berbagai usaha dan upaya saya lakukan. Beberapa bula...
-
1. PENDAHULUAN Pembelajaran di Indonesia selama ini masih banyak menggunakan metode konvensional, yaitu metode pembelajaran yang b...
-
Jika anda mengalami kesulitan mempelajari fisika, ada kemungkinan itu tidak mutlak merupakan “kesalahan” anda. Sistem pengajaran fisika kita...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar