Jumat, 18 Januari 2013

SEJATINYA UKHUWAH


Ukhuwah…
Kukira hadir karena aku, engkau, dia, dan mereka berada dalam satu bejana kesepahaman.
Pernah juga aku menduga, ia datang karena tali persaudaraan, persahabatan, bahkan kekerabatan yang di pupuk penuh toleransi, penuh kasih sayang, penuh cinta, dan penuh kerinduan.
Bukan,
Ternyata bukan itu yang menjadi sebab hadirnya ukhuwah.
Ukhuwah hadir karena Allah yang pilihkan untuk kita, karena Allah yang menghendaki atas diri kita, karena Allah jatuhkan nikmat-Nya di genggaman kita.
“Dan Dia (Allah) yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu menginfakkan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sungguh Dia Maha Perkasa, Maha Bijaksana.” 
(al-Anfal : 63)
Subhanallah…
Jelaslah apa yang  termaktub,
Ukhuwah adalah nikmat, ukhuwah adalah karunia dari Allah yang tak terhingga
Allah yang mempersatukan hati orang-orang beriman yang menjadi pilihan-Nya.
Perasaan nyaman, tentram, bahagia, beriring mnyeruak membumbuhi nikmatnya ukhuwah.
Sedih sepenangguangan, senang tetap berbagi senyum erat dalam pelukan.
Itulah ukhuwah…
Ketika hati mulai gelisah, tak nyaman di tengah saudara-saudara kita..
Coba tilik kembali diri masing-masing. Curigalah, mungkin iman kita sedang menipis
Hingga Allah perlahan mencabut nikmat ‘ukhuwah’
Hati pun diam-diam gampang berprasangka, benci mulai merambah mengusik riak-riak cinta
Padahal, ketika iman bertambah
Allah mencurahkan nikmat tak henti-henti-Nya
Hati selalu damai, berkasih saying kepada sesama
Tak ada praduga, yang ada hanya guratan rindu, cumbuan mesra persaudaraan
Sebab, ukhuwah telah  Allah pilihkan menetap di hati, mendarah daging sampai mati.

*Untukmu seluruh saudaraku
  Bandung, 18 Januari 2013

PEJUANG GARIS 2: Operasi Kista Endometriosis

Setelah 4 dokter Obgyn memvonis ada kista endometriosis di sebelah kanan dan kiri, maka berbagai usaha dan upaya saya lakukan. Beberapa bula...